tetes itu masih berderai semakin
jauh jauh melewati jalan
anganku pikirku melesat tinggi
dalam balik kaca ku tatap kau
lama … cukup lama, sengaja
...untuk mengenangmu sebab,
nanti kita jarang bertemu deru
mobil, serta derai hujan
menyaksikan kita yang terakhir
kalinya hanya sekali berpandang
kemudian kita berlalu lampu
jalanan